Foto: Dok. Media Istiqlal

Launching DALA, Kepala LPMQ Apresiasi dan Beri 3 Pesan Terkait Distribusi Alquran

Admin 14 Mar 2025 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) H. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag, mengapresiasi adanya launching gerakan Dana Abadi Literasi Al-Qur’an (DALA), dan menyampaikan pesan-pesan terkait pendistribusian Al-Qur'an, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (14/3/2025).

"Ada tiga hal yang kami sampaikan, pertama kami mengapresiasi adanya kegiatan DALA karena ini adalah kegiatan yang akan berdampak kepada umat terkait dengan Al-Qur'an," ujar Abdul Aziz, dalam sambutannya.

"Kami harapkan nantinya gerakan ini dapat betul-betul bisa terealisasi dengan baik," tambah Abdul Aziz.

Terkait pesan-pesan yang disampaikan, LPMQ juga mengimbau agar seluruh proses gerakan DALA senantiasa menjaga kesucian dan keshahihan Al-Qur'an. "Sesuai dengan tugas dan fungsi kami, mushaf yang akan dibeli, dicetak, diterbitkan dan digunakan oleh DALA, mohon harus sesuai dengan peraturan yang ada di Indonesia, yaitu mushaf tersebut sudah sesuai dengan proses Pentashihan Mushaf Al-Qur'an di LPMQ, karena Alquran harus dijaga kemurnian dan kesahihannya," terangnya.

Sebagaimana firman Allah subhanahu wata'ala,

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Artinya: "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya." (QS. Al-Hijr ayat 9)

"Alquran tidak boleh ada yang salah, keliru, baik teks ayat, terjemahan maupun isi kandungannya. Karena itu, kami mengimbau bagi pengurus yang mengelola DALA agar betul-betul menjaga kesucian dan kemurnian Alquran, dengan membeli, mengadakan, mencetak Al-Qur'an yang sudah melalui pentashihan Al-Qur'an di LPMQ," imbau Abdul Aziz.

Program DALA Agar Ramah Sahabat Disabilitas

Adapun mengenai pengadaannya, Abdul Aziz juga berharap agar program DALA tidak hanya dapat diedarkan bagi masyarakat umum, melainkan juga untuk sahabat disabilitas yang tuna netra maupun tuli.

"Kami mohon juga bahwa pengadaan Alquran ini tidak untuk orang 'awas' saja, namun juga bagi saudara kita yang difable, tuna netra ataupun tuli," harap Abdul Aziz.

Khususnya menurut Abdul Aziz, teman-teman tuli masih sangat membutuhkan pengadaan Al-Qur'an isyarat. "Untuk Al-Qur'an braille, umumnya sudah banyak, namun untuk Al-Qur'an isyarat bagi teman tuli, itu masih relatif sedikit."

Semoga program DALA yang memiliki tujuan mulia untuk  memberantas buta huruf Al-Qur'an dapat berjalan dengan lancar dan penuh manfaat.

Untuk diketahui, metode yang digunakan gerakan DALA ialah dengan menulis berulang sehingga para anak-anak dan seluruh masyarakat bisa terbiasa membaca, menulis sambil menghafal.


Turut hadir juga dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua Pelaksana Gerakan Dana Abadi Literasi Al-Qur’an (DALA) Ir. Hj. Ambar Pramita, S.Far., S.Psi., MM., Ketua Gerakan Dana Abadi Literasi Al-Qu’an (DALA) Hj. Deva Rachman, S.Sos., M.Si., Tokoh Pendidikan Prof. Dr. H. Arief Rachman, M. Pd.,  Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an H. Abdul Aziz Sidqi, M,Ag. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.