Foto: Dok. Media Istiqlal

Mimbar Ramadhan Masjid Istiqlal: Keistimewaan Ibadah di Bulan Ramadhan

Admin 25 Apr 2022 Warta Istiqlal

Oleh: Kol. Sus. Dr. H. Muhammad Kemalsyah, M.Ag

 

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Ali-Imran ayat 185,

كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ

Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. ..." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 185)

Karena kita akan menjadi jenazah, maka kita harus menyadari bahwa Allah SWT menciptakan kita untuk beribadah kepada-Nya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Adz-Zariyat ayat 56,

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Artinya: "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz Dzariyat [51]: 56)

Saya mengajak Bapak/Ibu sekalian untuk menembuskan qalbu ketika shalat,  tembuskan pandangan batin dan ruh kita ketika  bersujud, bahwasanya suatu waktu dia (tanah) akan menganga, tangan tidak bisa digerakan lagi, tubuh tidak bisa dijalankan lagi, malu diri kita terhadap setiap aib yang terbuka.

Oleh karenanya jangan kita merasa suci, bahwasanya suatu hari kita akan dibaringkan dan dihadapkan ke liang lahat, ditutup dengan papan-papan, dan ditimpa tanah yang memerah. Di sana segala hewan tanah menanti untuk memangsa, tapi Allah SWT memerintahkan kepada bumi agar menjaga jasad orang yang beriman, taat dan bertakwa kepada-Nya.

Ramadhan membawa banyak hal baik, pertama ialah rahmat. Pada bulan Ramadhan Allah SWT meliputi kita dengan rahmat, apa buktinya? Buktinya ialah dengan pertemuan kita di sini, hadirnya kita di Lantai Utama Masjid Istiqlal untuk menunaikan ibadah tarawih. Hakikatnya ini adalah rezeki yang Allah SWT berikan kepada kita. Maka, di bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini mari kita munculkan kelembutan hati, bertutur kata yang baik.

Kedua, Ramadhan adalah bulan maghfirah, mari menghapus dosa-dosa kecil dengan beristigfar. Di bulan ini, perlu kita catat dan sadari, kita turun ke bumi dalam keadaan bersih, dan semestinya kembali kepada-Nya dalam keadaan bersih juga.

Ketiga, Ramadhan ini seluruhnya merupakan keistimewaan untuk hamba-hamba Allah SWT karena dapat menghindari diri dari api neraka. Boleh jadi mungkin kemarin tercatat di gerbang neraka Allah SWT, namun sebagaimana manusia diibaratkan sebagai produk daur ulang, di Ramadhan ini kita mendaur ulang. Ibarat seperti plastik yang koyak, masuk Ramadhan maka Allah SWT daur ulang dan ditiupkan kembali menjadi wujud yang bersih.

Semoga di Ramadhan ini kita mendapat ampunan, rahmat, dan terbebas dari api neraka. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Selengkapnya saksikan di sini.

 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.