Di era media sosial saat ini, kehidupan seringkali terlihat seperti sebuah panggung. Berbagai pencapaian, gaya hidup, hingga kemewahan dengan mudah dibagikan kepada publik. Banyak sekali sudut pandang yang beragam. Istilah flexing juga sangat sering kita dengar.
Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., mengingatkan bahwa di tengah dunia yang dipenuhi budaya pamer, setiap orang perlu kembali memperhatikan niat dalam setiap perbuatan. Menurutnya, niat bukan sekadar keinginan yang muncul di dalam hati, melainkan sebuah perencanaan yang menjadi dasar dari setiap tindakan yang dilakukan.
Beliau menjelaskan bahwa setiap amal seharusnya lahir dari niat yang jelas dan tujuan yang baik. Banyak dari kita merasa pencapaian seseorang menjadi tolak ukur. Membuat kita merasa seperti lupa jati diri dan kemampuan kita.
Menurut Prof. Nasaruddin Umar, salah satu cara menjaga niat adalah dengan melakukan introspeksi. Meluangkan waktu untuk mengevaluasi diri membantu seseorang tetap teguh pada prinsip yang dimiliki, tanpa harus larut dalam era dunia digital yang sering kali dipenuhi pencitraan.
Sekarang kesempatan untuk kembali mengenali diri sendiri, tetapi juga melatih hati agar tidak mudah terpengaruh oleh keinginan untuk terlihat lebih baik di hadapan manusia. Sebab, pada akhirnya yang paling bernilai bukanlah seberapa banyak perhatian yang kita dapatkan, melainkan seberapa tulus niat yang kita bawa dalam setiap langkah kehidupan.
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.